Obat Tradisional Darah Tinggi dan Hipertensi

Ternyata Indonesia sangat kaya akan obat tradisional darah tinggi. Berbagai penelitian terus dilakukan untuk mengkaji khasiat obat tradisional darah tinggi seperti daun salam dan mengkudu. Dan beberapa uji klinis membuktikan tanaman obat sangat bermanfaat untuk mengatasi masalah darah tinggi atau hipertensi.

Berbagai Obat tradisional darah tinggi

 

1. DAUN SALAM
Daun salam biasa digunakan untuk bahan masakan, kandungan yang terdapat pada daun salam adalah flavonoid, tannin, dan minyak asiri(sitral,eugenol) yang menimbulkan rasa kelat pada daun salam yang dapat dijadikan bermanfaat untuk mengobati hipertensi dan obat darah tinggi.
Cara membuatnya :Sediakan 15 lembar daun salam yang masih segar kemudian dicuci hingga bersih kemudian direbus dengan 3 gelas air.Direbus hingga mendidih dan hingga menjadi 1 gelas kemudian didinginkan dan air rebusannya di saring dan diminum 2 kali sehari sebelum makan.

2. RUMPUT LAUT
Menurut penelitian butiran rumput laut atau granul disarankan untuk orang yang menderita hipertensi dan darah tinggi. Mengkonsumsi garam untuk orang yang menderita hipertensi memang harus dibatasi yaitu maksimal 6 gram sehari.

3. MENTIMUN
Buah hijau ini berkhasiat sebagai obat bahan kosmetik. Ketimun / mentimun mengandung banyak air yang dapat meringankan gejala rematik, menghaluskan kulit, melembabkan kulit, hingga dapat meringankan hipertensi. bagi penderita yang ingin menggunakan sebagai obat tradisional darah tinggi disarankan untuk minum sari ketimun 2-3 kali sehari, atau bisa juga mengkonsumsi ketimun. Ketimun mengandung mineral yaitu potassium, magnesium, dan fosfor dan dapat mengobati hipertensi.

4. BLEWAH
Blewah mengandung nutrisi kalium yang berkhasiat untuk mengendalikan tekanan darah. Blewah banyak mengandung gula dari monosakrida, seperti sukrusa dan fruktosa, yang bagus untuk menghidrasi serta dapat membantu pengeluaran asam urat dalam tubuh. Daging buah blewah bisa dicampur dengan buah lain dalam es buah.

obat tradisional hipertensi

obat tradisional hipertensi

5. MENGKUDU
Mengkudu sangat baik sebagai obat tradisional darah tinggi, memiliki kandungan scopoletin. Buah mengkudu ini dapat mengontrol tekanan darah tinggi dan sebagai obat hipertensi. Zat ini berkhasiat meluaskan pembuluh darah yang menyempit sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam waktu yang lama mengkudu dapat menjaga stabilitias tekanan darah stabil pada orang yang menderita diabetes.
Cara pembuatannya : Buah mengkudu dicuci hingga bersih kemudian di jus atau bisa juga diparut kemudian airnya diperas dan disaring dan diminum setiap hari.

Sebagai pengganti konsumsi buah mengkudu secara tradisional, kami memproduksi kapsul mengkudu Noni Jawa yang terbukti efektif sebagai obat tradisional darah tinggi. Kapsul yang praktis dan efisien untuk anda yang sibuk dan beraktivitas rutin. Untuk pemesanan dapat SMS ke 0812 3536 872.

6. BAWANG PUTIH
Bawang putih selain digunakan untuk bahan masakan, bawang putih juga berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Suplemen bawang putih sebagai pendamping obat medis, bahkan disarankan untuk para penderita hipertensi.
Cara pembuatannya : Sediakan 3 seiung bawang putih kemudian ditumbuk hingga halus kemudian diperas airnya dan diminum setiap hari,atau panggang 2 siung bawang putih dan kemudian langsung dimakan,lakukan setiap pagi hari selama seminggu.

7. TERONG UNGU
Terong ungu mengandung kadar kalium yang tinggi dan natrium yang rendah.terong ungu sngat baik untuk mencegah hipertensi.
Cara membuat : 250 gram terung ungu ,30 gram rambut jagung,150 gram akar alang-alang direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 400cc kemudian disaring airnya dan diminum selagi hangat lakukan 2 kali sehari.

Tananam obat darah tinggi

tanaman obat darah tinggi, obat tradisional darah tinggiIndonesia sangat kaya akan tanaman obat. Banyak sekali penelitian barat maupun timur yang ternyata mengembangkan bahan tanaman obat untuk darah tinggi atau hipertensi. Salah satu tanaman obat darah tinggi adalah mengkudu.

Kandungan nutrisi dalam tanaman obat darah tinggi mengkudu

  • Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  • Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  • Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  • Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  • Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Cara sederhana mengolah mengkudu, tanaman obat darah tinggi dan hipertensi
Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah 1/2 masak di pohon dan 1 sendok makan madu.
Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring.
Cara menggunakan: diminum dan diulangi 2 hari sekali.